Archive for February, 2011

APLIKASI MIAD YANG BISA DIGUNAKAN DALAM BIDANG PSIKOLOGI

Sejenak kita kembali pada hitung-hitungan dasar, pasti semua orang pun sudah mengenal nya bahhkan ada pula yang tidak menyukainya. rata rata orang membenci pelajaran itu. termasuk saya sendiri. tapi ketika saya masuk jurusan psikologi barulah menyadari betapa penting  nya matematika atau statistik karna disaat saya sudah menyusun pi dan skripsi aplikasi ini sangat membantu sekali khusus nya bagi teman teman saya. yang ingin menggunakan metode kuantitatif. karna metode ini mengukur semua yang terjadi dengan angka. mulai awal dan hasil akhir yang di teliti semua dipresentasikan dengan angka rata rata nya. angka memang meyakinkan sebuah keakuratan data dan tidak bisa dibohongi atau dikarang.  beda dengan kualitatif yang hanya menggunakan teori saja. bukan bermaksud untuk membandingkan. tapi memang  fakta nya seperti itu. maka dari itu ilmu psikologi pun mendapatkan materi statistika yang dipakai nantinya dalam menghitung hasil survey penelitian. jadi aplikasi statistika dapat dipakai kedalam bidang apa saja, termasuk psikologi. keduanya saling membutuhkan dan saling membantu untuk mencapai suatu kebenaran yang valid.

Statistik yaitu metode penyajian dan penafsiran kejadian yang bersifat peluang dalam suatu penyelidikan terencana atau penelitian ilmiah. pekerjaan dalam statistik berupa penyajian dan penafsiran , data itu sendiri berarti ukuran suatu nilai yang bentuknya jamak dan tunggal. data  yang berdasarkan sumber ada 2 macam yaitu data primer dan skunder, sedangkan data yang berdasarkan jenis / karakter  adalah data numerik dan katagorik. ada juga skala, interval dan ratio.

Psikologi adalah ilmu tentang prilaku manusia yang memplajari jiwa manusia, dan masalah masalah kejiwaan serta ruang lingkup lingkungan nya. kata psyche adalah jiwa dan logos adalah ilmu. jadi psikologi adalah ilmu tentang jiwa ( abstrak ). banyak macam metode penellitian psikologi contoh nya studi kasus, observasi, experimen.

 

Contoh aplikasi miad yang bisa diterapkan dalam psikologi

1. Sempel acak, adalah sampel yang diambil dari populasi dari mana setiap anggota populasi berpeluang sama terpilih menjadi anggota sampel.

2. Distribusi frekuensi, adalah pengklompokan data dalam beberapa kelas sehingga ciri ciri penting data dapat segera terlihat. frekuensi ( banyak pemunculan data ).

3. Distribusi peluang,  adalah tabel atau rumus yang mencantumkan semua kemungkinan niai peubah acak.

4. Hipotesis statistik, adalah pernyataan atau dugaan dengan mengenai 1 atau lebih populasi penerimaan/penolakan.

5. Persamaan regresi, adalah persamaan yang terdiri dari variabel bebas dan variabel terikat

6. Interval adalah, jangkauan atau jarak antara kelas yang satu dengan kelas yang lainya

7. Diagram batang dan Diagram lingkaran adalah, bentuk atau hasil dari penjumlahan data yang dihitung, jika ingin dibedakan dengan hasil yg lain atau membuat perbandingan dengan jumlah yang lebih besar dan kecil.

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

MyBlog: a62474wordpress.com

Kustituanto, B & Badrudin, R. 1994. “ Statistika 1 (Deskriptif) “. Jakarta: Penerbit Gunadarma.

PENULIS:

DESSY RABIYAH PARADHITA

10508053

MATA KULIAH MIAD

 

Advertisements

because, you are my first love and you are the first men who taught me about love…

 

aku ga tau apakah aku harus sedih atau senang. ketika aku menulis catatan ini aku selalu membanyangi wajah mu. membanyangi semua kenangan yg uda kita lalui. dan juga mambanyangi sakit nya hatiku ketika harus merelakan mu bersama yg lain.  waktu awal kita bertemu semua biasa saja tapi ketika semua berjalan dengan seiring waktu prasaan itu mulai muncul kau mengajarkan aku tentang dunia cinta yg belum pernah aku sentuh. kau mengajarkan semua nya. sejak saat itu aku merasakan jatuh cinta. kau adalah cinta pertama ku. benar2 cinta pertama ku. lelaki yg sangat ku cintai, sangat sangat ku cintai. akhrinya komitmen itu pun berjalan. samapai akhirnya kamu harus ninggalin aku demi cita2 mu. kita terpisah oleh jarak dan negara yg jauh. tidak ada komunikasi, kau hanya berkata “tunggu AKU” dan aku pun menunggu. selama 2tahun aku sendiri walapun ada lelaki lain yg kadang mengisi kekosongan hati ini. tapi itu pun tidak berjalan lama. akhirnya aku sendiri lagi. sampai suatu saat kau menelfon kerumah. aku bersyukur akhirnya tuhan mendengar semua isi hati ku. tapi setelah itu kita kembali losekontek. lama lama aku berfikir kita ga akan pernah bersatu lagi dan saat itu pula aku mencoba melupakan mu dan semua kenangan mu. benar2 membunuh rasa cintaku pada mu. ku kubur dalam2.

 

tapi ketika kau kembali ke indonesia kau menemuiku lagi, dari situ kita mencoba membangun komitmen yang baru dan mempersatukan hati yg dulu hilang. tapi itu hanya sebentar. kau berubah benar2 berubah, kadang kau pergi kadang kau datang. aku pun bertanya tanya apa yg sebenarnya kau mau. kita selalu cekcok beda pendapat. selalu bertengkar. kau selalu memksa ku untuk merubah diriku menjadi seperti yg kau mau. tapi itu tidak berhasil karna aku tetaplah aku. dan aku tidak pernah menjadi dia atau mereka. aku selalau menanti mu mananyakan bagaimna kepastian hub kita. kau selalu membuat ku menangis. menangis dan menangis. dan di awal tahun ini kau datang keindonesia lagi untuk kembali melanjutkan studi mu. sampai kau harus menetap disini selama beberapa bulan kedepan sampai studi mu selesai. aku tak berharap banyak dengan kedatangan mu disini. karna itu hanya mimpi bagiku. walaupun aku sangat mencintai mu tapi aku tidak mau terjatuh dilubang yg sama. kau datang menemuiku. selama 1 hari full kita jalan ber2 layaknya sepasang kekasih. kemesraan yg sudah lama itu pun terulang kembali. ketika kita sedang berdiam. aku bertanya pada nya apakah ada wanita lain slain aku. dia menjawab ya.. dengan nada terpaksa dan berat. ketika kata YA itu terucapa dari bibir nya jantungku serasa berhenti berdetak rasanya saat itu aku merasa sakit dan kehancuran yg sangat dalam. sangat menyakitkan memang. dia mencintaiku juga wanita lain. kesimpulan nya aku harus rela membagi cinta nya kepada wanita lain. tapi memang itu faktanya.. dia tidak bisa menjadikan aku wanita nomer satu dalam hatinya. tapi dia mau menjalankan hub dengan ku. disaat itu aku bimbang apakah aku teruskan atau aku akhiri. ini pilihan yg sulit. disuatu sisi aku mencintai nya tapi disisi lain aku tidak mau menyakiti wanita lain. walaupun wanita itu tidak tau tentang kehadiran ku. tetapi tetap saja dia wanita aku pun juga wanita. memiliki prasaan kecewa yg sama apabila kekasih nya menduakan cinta nya dengan yg lain. setelah hari itu berlalu aku selalu menangis selalu menagis tak hentinya aku mengeluarkan airmata semua harapan ku hancur. tapi aku akhirnya mengerti dengan semua kejadian ini. aku putuskan kalau aku yg akan mundur.. aku percaya wanita itu pasti lebih baik dari ku dan bisa membahagiakan nya. aku rela jika dia harus bersama yg lain asalkan ia bahagia. aku tidak akan pernah mau jadi yg ke2 dihatinya. jangan pernah mencintai ku kalau kau masih bersama nya. aku hanya ingin jadi yg ke1 selamanya. inilah kenyataan nya. dan aku tak tau sampai kapan hati ini kembali terbuka untuk yg lain. cinta yg sejati hanya untuk 2orang saja bukan untuk orang ke tiga atau ke empat.sampai kapan pun kau adalah lelaki pertama ku dan cinta pertama ku. aku berusaha untuk menjaga cinta ini walau hanya aku seorang diri yg menjaga. ntah samapai kapan aku harus membawa cinta ini. tapi 1 hal yg aku percaya bahwa cinta sejati dan jodoh tidak akan pergi kemana…

 

 

By. Dessy Rabiyah Paradhita

 

PENGARUH LINGKUNGAN TERHADAP PRILAKU INDIVIDU

Pengertian Lingkungan

Lingkungan adalah salah satu faktor yang mempengaruhi terhadap pembentukan dan perkembangan perilaku individu, baik lingkungan fisik maupun lingkungan sosio-psikologis, termasuk didalamnya adalah belajar. lingkungan juga terkadang sering disebut patokan utama pembentukan prilaku.

Semuanya dikaitkan dengan lingkungan dan manusia pun selalu tergantung  pada lingkungan nya. Terhadap faktor lingkungan ini ada pula yang menyebutnya sebagai empirik yang berarti pengalaman, karena dengan lingkungan itu individu mulai mengalami dan mengecap alam sekitarnya. Manusia tidak bisa melepaskan diri secara mutlak dari pengaruh lingkungan itu, karena lingkungan itu senantiasa tersedia di sekitarnya.
Sejauh mana pengaruh lingkungan itu bagi diri individu, dapat kita ikuti pada uraia

Pengertian Prilaku

Prilaku adalah bentuk tanggapan, gerakan atau reaksi yang dihasilkan dari dalam diri individu tersebut atau hasil dari meniru lingkungan setempat. prilaku juga dapat diartikan sebagai perbuatan. dan  prilaku yg dapat dilihat adalah prilaku terbuka, prilaku yang dapat kita amati secara langsung dari apa yang individu lakukan. kadang prilaku bisa membuat image tertentu pada setiap orang yang ada dan prilaku juga dapat menggambarkan bagaimana orang itu?

Adapun bagaimna terjadinya proses prilaku. Penelitian Rogers (1974) mengungkapkan bahwa sebelum orang mengadopsi perilaku baru (berperilaku baru), didalam diri orang tersebut terjadi proses yang berurutan, yakni

1. Awareness (kesadaran), yakni orang tersebut menyadari dalam arti mengetahui setimulus (objek) terlebih dahulu

2)    Interest, yakni orang mulai tertarik kepada stimulus

3)    Evaluation (menimbang – nimbang baik dan tidaknya stimulus bagi dirinya).Hal ini brarti sikap responden sudah lebih baik lagi
4)    Trial, orang telah mulai mencoba perilaku baru

5)    Adoption, subjek telah berperilaku baru sesuai dengan pengetahuan, kesadaran, dan sikapnya terhadap stimulus

Contoh Kasus:

kebetulan contohnya ini adalah saudara saya sendiri lebih tepat ponakan saya. tante saya memiliki 2orang anak. putri dan putra. kelas 6sd dan yang putra kelas 3sd. awal saya melihat adanya perubahan itu ketika tante saya pindah kesebuah perumahan komplek disitu ponakan saya baru berusia 5 sampai 3 th dimana usia segitu masi terbilang masa nya anak2 untuk bermain dan mengenal dunia luar. tapi tidak untuk mereka, karna keadaan rumah yang memang tidak mendukung mereka untuk berexplor lebih diluar sana. mungkin karna faktor kedua orangtua mereka yang pekerja setiap hari terkecuali minggu dan sabtu. mereka hanya tinggal bertiga dengan pembantu saja, alhasil ruang lingkup mereka untuk lebih mengenal dunia luar dan hal baru makin sedikit karna mereka pun jarang sekali untuk bermain dengan teman sebaya nya disana tidak terallu banyak anak anak yang bermain dan keluar rumah kalau pun ada itu hanya sore hari saja dengan waktu yang terbatas. ya maklumlah nama nya juga penghuni komplek rata rata mereka individual kalaupun kenal ya memang sebatas kenal dan tidak lebih. sebenarya kedua ponakan saya ingin sekali bermain diluar apalagi bila waktu sore datang tapi sayang kadang mereka hanya melihat dari jendela atau sebatas pagar dalam rumah saja.

kadang mereka keluar juga tapi tidak pernah sering bisa dibilang jarang. saya mengerti prasaan mereka pasti adanya kecemburuan sosial antara mereka dan anak lain. alhasil mereka hanya main berdua saja, sifat sifat itu mulai muncul dan mereka pun lebih tertutup dengan kehadiran orang baru, malu tampil didepan umum atau orang banyak, hidup kadang tidak bergairah, dan suka sekali mencari perhatian orangtua mereka ketika dirumah( sedikit rewel ). samapai suatu ketika tante memutuskan untuk membangun rumah sendiri, tidak jauh dari tempat tingalnya yang sebelum. rumah itu masuk kedaerah pemukiman warga yang cukup ramai karna disitu masi ada tanah kosong yang ditanami pohon2 besar, secara udara lebih bagus tempat tinggal yang sekrang. walaupun ramai tapi tidak brisik dan tetap nyaman untuk di huni. seiring dengan pertambahan usia ponakanku perbedaan yang jelas sangat terlihat di ke2 ponakan ku.1 per 1 mereka mempunyai teman. dan lama klamaan teman mereka bertambah. setiap jam sore mereka bersiap2 untuk maen dihalaman rumah atau diluar rumah senang rasa nya melihat ponakan2 ku bisa tertawa lepas, semua rasa lelah mereka selama beraktivitas di sekolah seakan sudah terbayar dengan mereka mempunyai banyak teman dan dapat saling berbagi dengan apa yang mereka punya walaupun memang sedikit kampung tetapi mereka semua pintar pintar dan ga kalah dengan anak yang tinggal di komplek. pola asuh tante ku pun sedikit berubah dari yang dahulu menjadi lebih baik untuk yang sekarang.

Berdasarkan contoh Kasus diatas ada beberapa Teori yang Berpendapat

Teori-teori Perilaku

Semua ahli psikologi yang mendukung pandangan perilaku berpendapat, bahwa mereka yang meneliti belajar hendaknya mendasarkan kesimpulan-kesimpulan mereka atas observasi-observasi tentang perilaku eksternal dan terbuka dari organisma-organisma. Tetapi mereka berbeda dalam dua hal, yaitu dalam bagaimana mereka meneliti belajar, dan dalam bentuk-bentuk belajar yang mereka analisis.

Studi secara ilmiah tentang belajar baru dimulai pada akhir abad ke-19. Dengan menggunakan teknik-teknik dari sains (physical sciences), para ahli mulai melakukan eksperimen-eksperimen untuk memahami bagaiman manusia dan hewan belajar

Teori Belajar Sosial

Teori belajar sosial merupakan perluasan dari teori belajar perilaku yang tradisional. Teori ini dikembangkan oleh Albert Bandura (1969). Teori ini menerima sebagian besar dari prinsip-prinsip teori-teori belajar perilaku, tetapi memberikan lebih banyak penekanan pada efek-efek dari isyarat-isyarat pada perilaku, dan pada proaea-proses mental internal.

Dalam pandangan belajar sosial “manusia itu tidak didorong oleh kekuatan-kekuatan dari dalam dan juga tidak dipukul oleh stimulus-stimulus lingkungan. Tetapi, fungsi psikologi diterangkan sebagai interaksi yang kontinu dan timbale balik dari determinan-determinan pribadi dan determinan-determinan lingkungan”. (Bandura, 1977, hal 11-12)

Teori belajar sosial menekankan, bahwa lingkungan-lingkungan yang dihadapkan pada seseorang, tidak random; lingkungan-lingkungan itu kerap kali dipilih dan diubah oleh orang itu melalui perilakunya. Suatu perspektif belajar sosial menganalisis hubungan kontinu antara variable-variabel lingkungan, ciri-ciri pribadi, dan perilaku terbuka dan tertutup seseorang

Kesimpulan: Dari contoh kasus diatas dapat disimpulkan bahwa ada Pengaruh lingkungan  terhadap pembentukan prilaku, bedasarkan Contoh nya pengaruh ini masuk kedalam yang bertujuan Positif. membentuk prilaku yang awalnya kaku menjadi lebih Aktiv untuk beradaptasi dengan lingkungan. tetapi kita tidak boleh juga menyalahkan peran  lingkungan  Sosial yang apabila membentuk Prilaku yang Negatif. karna bagaimana pun yang dapat mengetahui diri kita, mau seperti apa kita, apa yang kita lakukan, apa yang kita pikirkan dan sapa kita, itu adalah hanya diri kita seorang.  karna Motivator terhebat adalah diri kita sendiri. Percayalah..

By : Dessy Rabiyah Paradhita

Tugas : Psikologi Lingkungan

Sumber Refrensi : PSIKOLOGI UMUM 1 (diktat)

www. infodiknas.com

www. infoskripsi.com